Setiap produk punya usia pakai. Demikian pula mobil, juga memiliki usia yang dapat mempengaruhi kondisi dan performa. Semakin lama usia pemakaian mobil, berpengaruh pada berbagai elemen mobil. Hal ini harus menjadi perhatian jika Anda memiliki rencana untuk membeli mobil bekas. Ikuti petunjuk pengecekannya di bawah ini.

Kondisi mesin

Mesin terdiri dari ratusan bagian. Agar bekerja maksimal, butuh perhatian khusus, apalagi jika usia pemakaian mobil sudah di atas 10 tahun. Bagian yang paling utama perlu diperhatikan adalah kompresi mesin. Jika ada masalah, mau tak mau Anda harus menerima mobil Anda dalam keadaan turun mesin dan mengeluarkan kocek yang cukup besar.

Sistem kelistrikan

Seiring usia pemakaian, Anda harus teliti tentang kondisi kabel-kabel dalam mobil, termasuk soket dan sekring. Jangan sampai ada arus listrik yang bocor yang mengakibatkan kabel meleleh dan terbakar karena tak kuat menahan panas berlebih.

Kelayakan ban

Selama pemakaian, mobil bekas pasti telah melewati tipe jalan yang berbeda-beda. Terkadang mulus seperti jalan aspal hingga medan sulit bebatuan. Sebaiknya ban diganti rutin tiap tiga tahun sekali. Pemakaian shockbreaker juga cukup berpengaruh. Anda dapat mendeteksinya dengan merasakan ayunan suspensi ketika melewati jalan bergelombang.

Lakukan test drive

Setelah Anda yakin dengan kondisi berbagai komponen mobil, langkah akhir adalah melakukan test drive. Anda akan mengetahui performa mesin yang sebenarnya. Perhatikan betul berbagai suara, getaran, dan output lainnya. Lakukan secara bertahap, mulai dari kecepatan rendah, sedang, hingga cepat. Selain itu, pilih juga kondisi jalan yang bervariasi untuk memastikan mobil bekas yang akan Anda beli dapat dikendarai dalam berbagai medan.

Seiring bertambahnya usia mobil maka potensi kerusakan yang terjadi pun kian besar. Jangan jadikan kenyamanan berkendara sebagai taruhan. Ketahuilah dulu usia pemakaiannya sebelum melakukan keputusan pembelian.